Artikel Honda

product 1

Honda Kalong. Siapa sih yang tidak mengenal motor ini? Motor antik keluaran 70-an ini baca selengkapnya

Artikel Flexi

product 1

Kediri – Flexi Mobile Broadband merupakan salah satu keluaran terbaru dari Flexi. Memakai teknologi EVDO, Baca selengkapnya.

Berbagai Peristiwa di KSC VI

product 1

Kediri – Pembukaan Komu School Contest IV pada siang ini (23/3) begitu meriah. Kerlipan kertas warna-warni Baca selengkapnya



Istimewa : Honda vario 125 cc sambut pengunjung di pintu masuk

    Selama beberapa minggu terakhir ini, masyarakat Indonesia sedang gempar membicarakan kenaikan BBM. Kenaikan harga BBM ini dikhawatirkan akan menambah kesulitan masyarakat dalam berkendara.

    Demi menyelesaikan masalah ini, Honda mengeluarkan produk tebarunya: Honda Vario 125 cc, yang diklaim sebagai motor yang irit bahan bakar karena sistem injection-nya. Tidak tanggung-tanggung, Honda Vario ini hanya menghabiskan BBM sebesar 52,1 km per liter.

    Honda Vario 125 cc ini juga dilengkapi dengan fasilitas helm-in yang mampu menyimpan helm di bawah jok. Tersedia dalam 5 pilihan warna, Honda Vario 125 cc hadir sebagai jawaban atas kekhawatiran akan naiknya harga BBM. (elr)

     Kenyamanan saat berkendera merupakan hal yang penting untuk sebuah kendaraan, terutama dalam perjalanan jauh. Kendaraan seperti mobil ataupun bis memang sudah biasa. Namun untuk sepeda motor, perlu ada kenyamanan ekstra jika dipakai di perjalanan jauh.

     Astarina Cleosa, salah satu siswi SMAN 1 Boyolangu mengakui bahwa untuk berpergian jauh, sebuah sepeda motor itu harus nyaman dan irit. Karena itulah ia memilih Honda Beat. Ia sudah memakai Honda Beat berwarna merahnya selama hampir satu tahun. Dan selama itu pula, gadis yang akrab disapa Osa ini semakin percaya bahwa Honda Beat adalah pilihan yang tepat.


     “Honda Beat itu nyaman banget dipake, tinggal ‘mangkring’ terus gas,” ujarnya.

     Kualitas Honda Beat ini juga sudah dibuktikan sendiri oleh Osa. Pagi ini (22/3) Osa dan beberapa tim mading berangkat dari Tulungagung ke Kediri untuk mengantar mading yang diikutsertakan di lomba Perang Mading School Contest VI. Dan tentu saja ia memakai Honda Beat merahnya. Jarak kurang lebih 60 km dilaluinya hanya dengan berbekal bensin kira-kira 1 setengah liter.

     “Padahal tadi bensinnya nggak penuh, tapi udah bisa buat pulang-pergi Tulungagung-Kediri,” tambahnya bangga. (elr)
    Honda Kalong. Siapa sih yang tidak mengenal motor ini? Motor antik keluaran 70-an ini memang masih eksis sampai sekarang. Penggunanya pun cukup banyak. Coba kalau kita jalan-jalan ke luar rumah, pasti ada aja satu-dua orang yang pakai motor ini. Tidak cuma itu. Di Surabaya saja ada sebuah komunitas pengguna motor ini. Nah, terbukti kan kalau ternyata motor jaman dulu atau jadul ini masih punya banyak penggemar?
Sang Legenda Honda C70 

     Eits. Jadul bukan berarti kuno segalanya ya. Motor yang bernama asli Honda C70 ini tidak bisa diragukan keiritannya. Karena ini adalah motor bebek pertama dengan keiritan yang luar biasa. Bahkan motor ini bisa menahan beban yang sangat berat. Yah, tidak heran kalau sampai sekarang motor ini masih awet.

    Eksistensi Honda Kalong ini masih tetap terasa di berbagai tempat di Indonesia. Karena itu, ia mempunyai banyak julukan. Seperti “Honda Pitung” dari Yogyakarta, “Honda Pletuk” dari Solo, “Honda Kuntul” dari Surabaya, dan “Honda Cekupluk” dari Bali. Honda Kalong sendiri adalah julukan dari Kediri.

    Yap. Apapun panggilannya, apapun julukannya, Honda C70 ini memang patut dikasih dua—tidak, banyak jempol. Karena segala kekhasannya, motor ini bisa menjadi sebuah motor legenda yang diminati banyak kalangan sampai sekarang. Salut! (elr)