Kediri – Pembukaan Final Party Komu School
Contest VI di Ballroom Kediri Mall tinggal beberapa jam lagi. Namun ternyata
sejumlah peserta sudah banyak yang datang, padahal waktu masih menunjukkan
pukul 8 pagi. Sembari bercengkrama, mereka duduk-duduk di luar Kediri Mall.
Pukul 2 siang nanti
(23/3) adalah pembukaan School Contest VI. Sebelum itu, 5 finalis audisi
akustik harus tampil dan menunjukkan kebolehannya. (elr)
Kediri – Besok (23/3)
merupakan hari pertama pelaksanaan School Contest VI. Bertempat di Ballroom
Kediri Mall, kompetisi kreativitas antar-sekolah ini akan diselenggarakan
selama 3 hari dengan Final Party pada hari Minggu besok (25/3). Karena sudah
mendekati hari H, para panitia maupun peserta sudah mulai menyiapkan segala
perlengkapannya.
| Suasana Grand Ballroom Kediri Mall sebelum hari H |
Hari ini (22/3) sudah
banyak mading yang ditata di dalam Ballroom sesuai nomor urutnya. Sejumlah
peserta sibuk meletakkan madingnya, sementara beberapa yang lain sibuk memotret
beberapa mading. Sebelum segala persiapan itu usai, para peserta diwajibkan
mengisi check list tentang
barang-barang apa yang akan ditinggal.
Tidak hanya peserta saja
yang sibuk, para panitia pun mulai sibuk melengkapi berbagai macam sarana demi memeriahkan
School Contest VI. Kali ini, mereka sudah siap-siap untuk panggungnya. (elr)
Tulungagung – Kompetisi
melukis School Contest VI akan diadakan besok (23/3) di Ballroom Kediri Mall
pukul 2 siang. Demi berpartisipasi dalam kompetisi itu tentunya para peserta
telah mempersiapkan perlengkapannya seperti cat, kuas, dan tema karya. Hal
itulah yang dialami Elsie Shahria Nurdinina, salah satu peserta dari SMAN 1
Boyolangu Tulungagung.
| Konsep melukis dari Elsie SMAN 1 Boyolangu |
Perjuangannya dalam
mempersiapkan kompetisi ini terbilang cukup keras. Ia mengaku sempat bingung
akan arti dari “modern ethnic” yang merupakan tema dari School Contest VI ini.
Ia sampai harus bertanya kepada salah satu guru Sosiologi mengenai arti dari
kalimat tersebut.
“Tema karya sendiri juga
sempet bingung, sempet buntu ide. Hehe... Tapi Alhamdulillah untuk persiapan
nyari cat dan lain-lain lancar,” ujarnya.
Untuk karyanya nanti, ia
akan mengangkat tema budaya Jawa. Dengan berbekal cat poster, spidol emas, dan
perlengkapan lainnya, Elsie ingin menunjukkan kepada orang lain tentang
kebudayaan tersebut melalui karyanya. Ia juga ingin menunjukkan bahwa kita
sebagai anak muda wajib melestarikan budayanya sendiri.
“Budaya kita itu banyak.
Walaupun jadul, kita harus mau untuk melestarikannya. Contohnya aja memadukan
antara yang jadul sama yang modern. Karena kalau kita bisa mengolah sesuatu
yang jadul itu dengan sentuhan modern, itu sudah bisa disebut melestarikannya,”
tambah Elsie. (elr)
Tulungagung – Tinggal di
luar kota sama sekali bukan masalah bagi kita untuk berhenti berkarya. Karena terbukti
dengan keikutsertaan SMAN 1 Boyolangu yang bertempat di kota Tulungagung di
kompetisi School Contest VI yang diadakan di Kediri. Walaupun jarak antara
Tulungagung dengan Kediri itu boleh dibilang dekat, namun perjuangannya tetap
tidak boleh dibilang gampang.
| Proses pengangkatan Mading menuju Kediri Mall |
Pagi ini (22/3), tim
mading SMABOY telah bersiap-siap di sekolah. Sambil bercengkrama, mereka
menanti mobil pickup yang akan
mengangkut mading mereka ke Kediri. Mading dengan dominan batik mereka sudah
selesai dan siap untuk diberangkatkan.
Sekitar pukul 10 pagi, pickup hitam tersebut akhirnya datang.
Kelima anggota laki-laki mulai sibuk untuk mengangkat setengah bagian dari
mading ke pickup, dilanjutkan dengan
setengah yang lainnya. Karena mading tersebut mengandung begitu banyak properti
kecil-kecil, maka penempatan mading juga harus diperhitungkan.
Kenyamanan saat
berkendera merupakan hal yang penting untuk sebuah kendaraan, terutama dalam
perjalanan jauh. Kendaraan seperti mobil ataupun bis memang sudah biasa. Namun
untuk sepeda motor, perlu ada kenyamanan ekstra jika dipakai di perjalanan
jauh.
Astarina Cleosa, salah
satu siswi SMAN 1 Boyolangu mengakui bahwa untuk berpergian jauh, sebuah sepeda
motor itu harus nyaman dan irit. Karena itulah ia memilih Honda Beat. Ia sudah
memakai Honda Beat berwarna merahnya selama hampir satu tahun. Dan selama itu
pula, gadis yang akrab disapa Osa ini semakin percaya bahwa Honda Beat adalah
pilihan yang tepat.
“Honda Beat itu nyaman
banget dipake, tinggal ‘mangkring’ terus gas,” ujarnya.
Kualitas Honda Beat ini
juga sudah dibuktikan sendiri oleh Osa. Pagi ini (22/3) Osa dan beberapa tim
mading berangkat dari Tulungagung ke Kediri untuk mengantar mading yang
diikutsertakan di lomba Perang Mading School Contest VI. Dan tentu saja ia
memakai Honda Beat merahnya. Jarak kurang lebih 60 km dilaluinya hanya dengan
berbekal bensin kira-kira 1 setengah liter.
“Padahal tadi bensinnya
nggak penuh, tapi udah bisa buat pulang-pergi Tulungagung-Kediri,” tambahnya
bangga. (elr)
Kediri - Setelah menunggu seleksi penilaian mading yang lolos di Komu School Contest VI kali ini. Akhirnya hari ini (20/3) pengumuman peserta mading, sudah diumumkan melalui koran Jawa Pos Radar Kediri. Kami sebagai sekolah yang berada di Tulungagung sedikit kesulitan, karena koran Jawa Pos di Tulungagung ini tidak ada rubrik Radar Kediri di isi koran Jawa Pos Tulungagung.
Mau tak mau kami berjuang mencari informasi mading yang telah lolos dan siap dipamerkan di Final Party Komu School Contest VI dengan membeli koran Jawa Pos Radar Kediri yang memang tempatnya di Kota Kediri sekaligus menemani Technical Meeting Mading pada hari ini jam 14.00 di Radar Kediri. Hebohnya tahun ini ada 2 SMA dan 1 SMP yang berasal dari Kota Tulungagung, antara lain: SMAN 1 Boyolangu, SMA Al-Azhar dan SMP 6 Tulungagung.
Mau tak mau kami berjuang mencari informasi mading yang telah lolos dan siap dipamerkan di Final Party Komu School Contest VI dengan membeli koran Jawa Pos Radar Kediri yang memang tempatnya di Kota Kediri sekaligus menemani Technical Meeting Mading pada hari ini jam 14.00 di Radar Kediri. Hebohnya tahun ini ada 2 SMA dan 1 SMP yang berasal dari Kota Tulungagung, antara lain: SMAN 1 Boyolangu, SMA Al-Azhar dan SMP 6 Tulungagung.
Berikut ini adalah berbagai mading yang lolos dan siap dipamerkan di Grand Ballroom Kediri Mall.
Mading 3 dimensi SMA
- MA- AL HUDA KEDIRI
- SMK AL-HUDA KEDIRI
- SMKN 1 KEDIRI
- SMAN 7 KEDIRI
- SMAN 1 NGANJUK (A)
- SMAN 1 NGANJUK (B)
- SMAN 1 NGANJUK (C)
- SMAN 1 KERTOSONO
- SMAN 1 TANJUNGANOM
- MA HM TRIBAKTI KEDIRI
- SMAN 1 BOYOLANGU TULUNGAGUNG (alhamdulillah lolos)
- SMK CAHAYA ABADI
- SMAN 5 KEDIRI
- MA AL- ISLAM NGANJUK
- SMKN 1 PLOSOKLATEN
- SMAN 8 KEDIRI
- SMKN 2 KEDIRI
- MAN PURWOASRI
- SMAN 6 KEDIRI
- MAN 2 KEDIRI
- SMKN 1 NGASEM
- SMA WAHIDYAH
- SMA PAWYATAN DAHA KEDIRI
- SMAN 1 KEDIRI
- SMA QUEEN AL- FALAH
- SMA POMOSDA
- SMAK PETRA KEDIRI
- MA MA’ARIF PARE
- SMA AL- AZHAR TULUNGAGUNG
- SMAN 1 PAPAR
- SMAN 1 PUNCU
- SMAN 2 KEDIRI
- SMAN 2 NGANJUK
- SMK AHMAD YANI GURAH
MADING 2 DIMENSI SMA
- MA AL-HUDA KEDIRI
- SMKN 1 KEDIRI
- SMK AL-HUDA KEDIRI
- SMAN 1 KEDIRI
MADING 3 DIMENSI SMP
- SMP AL-HUDA KEDIRI
- SMP MUHAMMADYAH
- SMPN 8 KEDIRI
- MTs AL- ISLAM NGANJUK
- SMP ISLAM BAITUL IZZAH
- MTsN KANIGORO KRAS
- SMP AL- IKHLAS TAROKAN
- MTsN MODEL PARE
- SMPN 1 TANJUNGANOM
- MTsN JOMBANG KAUMAN
- MtsN Kediri 2
- SMPN 1 PACE
- SMPN 3 KEDIRI (A)
- SMPN 3 KEDIRI (B)
- MTs SUNAN AMPEL
- SMPK PETRA KEDIRI
- SMPN 6 TULUNGAGUNG
- MTsN GROGOL
- SMP POMOSDA
- MTs MIFTAHUL HUDA
- MTsN PUNCU
MADING 2 DIMENSI SMP
- SMPN 8 KEDIRI
- MTsN KANIGORO KRAS
- MTsN PURWOASRI
- SMPN 1 PRAMBON
Sumber mading yang lolos : http://sc.radarkediri.co.id/?p=90
Tulungagung – UAS untuk siswa kelas 3 sudah berlangsung sejak Senin (19/3) yang lalu, siswa kelas 1 dan 2 juga sudah diliburkan semenjak hari itu. Namun ternyata aktivitas beberapa siswa kelas 1 masih nampak di sekitar halaman SMAN 1 Boyolangu. Mereka begitu sibuk membenahi sebuah mading 3D dengan corak batik yang mendominasi.
Ya. Tim mading SMABOY memang sedang mempersiapkan diri demi mengikuti kontes Perang Mading School Contest VI di Kediri. Mereka begitu kompak bekerja sama demi mempersembahkan sebuah mading 3D yang bisa menarik perhatian. Apalagi ketika Selasa yang lalu (20/3) diumumkan bahwa mading 3D ini lolos penjurian dan berhak maju untuk dipamerkan di Ballroom Kediri Mall. Hal itu menambah semangat para tim mading untuk memaksimalkan mading mereka.
Dengan keberhasilan ini, SMABOY menjadi salah satu dari tiga sekolah di Tulungagung yang berhak maju ke pameran. Kedua sekolah lainnya yaitu SMA Al Azhar dan SMPN 6 Tulungagung. (elr)
1. Pembukaan Flexi Journalist Blog Contest akan dilaksanakan pada 23 Maret 2012, pukul 13.00 WIB di ballroom Kediri Mall.
2. Para peserta wajib mengikuti acara pembukaan.
3. Peserta yang belum menyetorkan alamat blog bisa langsung menyetorkan ke Radar Kediri maksimal tanggal 23 Maret 2012.
4. Untuk masalah layout, layout yang didesain dan dirancang sendiri mendapat nilai tambah (+) daripada yang mendownload. Mungkin hal ini berfungsi untuk menguji kecanggihan para layouters.
5. Upload berita terakhir tanggal 24 Maret 2012 pada jam 00.00 WIB. Kecepatan upload berita juga merupakan salah satu kriteria penilaian dalam lomba Flexi Journalist Blog Contest.
6. Berita yang dimuat adalah berita yang berhubungan dengan segala informasi mengenai School Contest VI, tentang informasi dari berbagai ajang yang diperlombakan di School Contest VI.
Sumber : Technical Meeting Komu School Contest VI
Komu School Contest adalah agenda tahunan yang dilaksanakan oleh Radar Kediri. Pada tahun ini Komu School Contest sudah mencapai tahun ke-6 sejak kontes se-karesidenan Kediri ini diadakan. Dan pada tahun ini cukup berbeda, karena pelaksanan Komu School Contest kali ini dilaksanakan di Grand Ballroom Kediri Mall, tidak seperti tahun kemarin yaitu pelaksanaannya di IKCC.
Puncak dari segala puncak Komu School Contest ini adalah kategori Best School. Yap, Best School tersebut adalah juara umum yang dihitung berdasarkan perolehan poin tertinggi dari setiap kontes yang diadakan di Komu School Contest 6.
Berikut ini adalah penilaian poin juara umum Komu School Contest VI
Perang Mading SMA/SMP
Puncak dari segala puncak Komu School Contest ini adalah kategori Best School. Yap, Best School tersebut adalah juara umum yang dihitung berdasarkan perolehan poin tertinggi dari setiap kontes yang diadakan di Komu School Contest 6.
Berikut ini adalah penilaian poin juara umum Komu School Contest VI
Perang Mading SMA/SMP
- Best Overall ( 10 poin )
- Best Perfomance ( 7 poin )
- Best Content ( 5 poin )
- Penghargaan khusus ( 1 poin )
School Band Contest
- Best ( 5 poin )
- Runner Up ( 3 poin )
- Three ( 2 poin )
- Best player ( 1 poin )
School Akustik
- Best ( 5 poin )
- Runner Up ( 3 poin )
- Three ( 2 poin )
- Harapan 1 dan 2 ( 1 poin )
Photograph Contest
- Best ( 3 poin )
- Runner Up ( 2 poin )
- Three ( 1 poin )
Ethnic Dance
- Best ( 3 poin )
- Runner Up ( 2 poin )
- Three ( 1 poin )
Draw Contest SMA/SMP
- Best ( 3 poin )
- Runner Up ( 2 poin )
- Three ( 1 poin )
Jurnalist Blog Competition
- Best ( 3 poin )
- Runner Up ( 2 poin )
- Three ( 1 poin )
ILP's Scout Talent SMA/SMP
- Best ( 3 poin )
- Runner Up ( 2 poin )
- Three ( 1 poin )
Putri Lingkungan
- Best ( 3 poin )
- Runner Up 1 dan 2 ( 2 poin )
- Persahabatan ( 1 poin )
- Favorit ( 1 poin )
Itulah poin-poin penting yang harus diperoleh oleh sekolah masing masing jika ingin menjadi Best School Komu School Contest VI.



