| Abdur Rohman sang Dalang dari MTsn Puncu |
Kediri – Dalam mempersembahkan suatu karya
umum seperti berpidato, mendongeng, ataupun lainnya, tentunya kita harus
mempunyai suatu ciri khas untuk membedakan antara karya kita dengan orang lain.
Ciri khas tersebut berguna tidak hanya untuk memberikan trademark dalam diri
seseorang tetapi juga untuk memberikan kesan tersendiri bagi penonton yang
melihat karya tersebut.
Hal itulah yang ada di dalam pertunjukan
seorang Abdur Rohman. Pada siang ini (23/3) ia mempersembahkan sebuah
pertunjukan wayang di acara ILP’s Got Talent Komu School Contest VI. Dengan
perlengkapan wayangnya, ia begitu fasih membawakan kisah berjudul The Legend of Prambanan Temple dengan
bahasa Inggris. Penonton pun tampak terpukau dengan pertunjukan siswa dari MTsN
Puncu ini.
Abdur Rohman adalah peserta ketujuh di
ILP’s Got Talent. Selain Abdur Rohman, ada peserta yang membawakan story telling, speech, dan lain sebagainya. (elr)
Kediri – Kemampuan berbahasa Inggris yang
baik tidak akan cukup apabila tidak diaplikasikan dalam sebuah kegiatan. Salah
satu pengaplikasian itu bisa dalam bentuk pidato, pembacaan cerita, atau yang
lain. Seperti yang ada dalam kompetisi bahasa Inggris ILP’s Got Talent di Komu
School Contest pada sore ini (23/3). Kompetisi yang disponsori oleh lembaga
kursus bahasa Inggris ILP ini mewajibkan pesertanya untuk menunjukkan bakat
masing-masing dalam bahasa Inggris.
| Ginda Citra dari SMPN 1 Kediri |
Unjuk bakat yang ditampilkan masing-masing
peserta begitu beragam. Seperti menyanyi yang dilakukan oleh Ginda Citra dari
SMPN 1 Kediri, story telling oleh
Rosa dari Smp 1 Prambon, dan pidato oleh Fina dari MTsN Kediri II. Tidak hanya
itu saja. Abdur Rohman, peserta dari MTsN
Puncu membawakan sebuah pertunjukan wayang. Unik, bukan? Setelah menunjukkan
kebolehannya tersebut, peserta akan dikomentari oleh satu dari tiga juri. (elr)



