Artikel Honda

product 1

Honda Kalong. Siapa sih yang tidak mengenal motor ini? Motor antik keluaran 70-an ini baca selengkapnya

Artikel Flexi

product 1

Kediri – Flexi Mobile Broadband merupakan salah satu keluaran terbaru dari Flexi. Memakai teknologi EVDO, Baca selengkapnya.

Berbagai Peristiwa di KSC VI

product 1

Kediri – Pembukaan Komu School Contest IV pada siang ini (23/3) begitu meriah. Kerlipan kertas warna-warni Baca selengkapnya




TERSEMBUNYI : beberapa artikel tersembunyi di balik buah-buahan.
    Kediri – Indonesia mempunyai banyak kebudayaan. Setiap daerah bahkan mempunyai kebudayaan dan tradisi sendiri yang beragam. Namun sayang, keragaman budaya itu tidak diimbangi oleh tingkat pengetahuan yang tinggi dari generasi muda. Mereka cenderung lebih tertarik kepada kebudayaan modern daripada yang tradisional.

    Berdasarkan pada peristiwa itu, di acara Perang Mading Komu School Contest VI yang diadakan di Ballroom Kediri Mall mulai tanggal 23 sampai 24 Maret 2012, SMAN 2 Kediri bersama tim madingnya mempersembahkan sebuah mading 3D yang mengangkat tentang tradisi Grebeg Sura. Grebeg Sura merupakan sebuah tradisi yang ada di Ponorogo, Jawa Timur. Tradisi ini digelar oleh masyarakat Ponorogo demi menyambut kedatangan bulan Sura atau Tahun Baru Islam. Dibuka oleh acara penyucian pusaka-pusaka dan ditutup oleh larung sesaji, tradisi ini telah menjadi sebuah agenda tahunan bagi masyarakat Ponorogo.

    Dengan menampilkan bentuk sesajen yang ada di Grebeg Sura, mading 3D ini ternyata memiliki beberapa rahasia. Dari kejauan, pengunjung memang hanya akan melihat beberapa artikel yang diletakkan di bawah mading. Namun ternyata jika dilihat dari dekat, ada beberapa artikel yang tersembunyi di balik buah-buahan yang menempel di sesajen. Pengunjung tinggal membuka artikel yang tersembunyi itu dan bisa langsung membacanya. (elr)

Istimewa : Honda vario 125 cc sambut pengunjung di pintu masuk

    Selama beberapa minggu terakhir ini, masyarakat Indonesia sedang gempar membicarakan kenaikan BBM. Kenaikan harga BBM ini dikhawatirkan akan menambah kesulitan masyarakat dalam berkendara.

    Demi menyelesaikan masalah ini, Honda mengeluarkan produk tebarunya: Honda Vario 125 cc, yang diklaim sebagai motor yang irit bahan bakar karena sistem injection-nya. Tidak tanggung-tanggung, Honda Vario ini hanya menghabiskan BBM sebesar 52,1 km per liter.

    Honda Vario 125 cc ini juga dilengkapi dengan fasilitas helm-in yang mampu menyimpan helm di bawah jok. Tersedia dalam 5 pilihan warna, Honda Vario 125 cc hadir sebagai jawaban atas kekhawatiran akan naiknya harga BBM. (elr)

Pantengin panggung : Semua pengunjung maupun peserta nampak antusias

     Kediri – Setelah sukses menyelenggarakan pembukaan kemarin (23/3), hari ini (24/3) Komu School Contest telah memasuki hari kedua penyelenggaraan. Sejak pukul 9 pagi, Ballroom Kediri Mall tempat penyelenggaraan ajang pesta pelajar se eks-karesidenan Kediri ini telah ramai oleh peserta.

    Serangkaian acara telah dipersiapkan demi memeriahkan acara ini. Pada pukul 10.00 sampai dengan pukul 12.00 akan ada lomba akustik yang kemudian dilanjutkan lagi pada pukul 18.30 sampai dengan 21.00. Lalu pada pukul 13.00 sampai dengan 17.00 nanti akan ada Final Esther Putri Lingkungan Sekolah. Tidak hanya itu saja. Penampilan mading-mading penuh warna juga telah disuguhkan untuk menemani para pengunjung sampai pukul 21.00 nanti.

    Jadi, bagi yang ingin melewatkan malam Minggu bersama Komu School Contest VI, silakan datang ke Ballroom Kediri Mall dan saksikanlah bukti-bukti kreatifitas para pelajar SMP dan SMA dari kota Kediri dan sekitarnya! (elr)


    Kediri – Hari ini (24/3) adalah hari kedua penyelenggaraan Komu School Contest VI di Ballroom Kediri Mall. Semenjak pukul 9 pagi, para peserta sudah banyak yang datang. Beberapa dari mereka ada yang duduk-duduk di depan panggung sementara beberapa yang lain berkumpul untuk menjaga mading masing-masing.
Heboh :  Mading SMA 1 Nganjuk roboh 

    Sebuah insiden terjadi mengawali pagi ini. Mading SMA 1 Nganjuk yang berada di bagian selatan panggung roboh. Mading yang berbentuk robot gundam ini jatuh menyamping ke kiri, sehingga mading sebelahnya yang berbentuk topeng terkena imbasnya. Uniknya, kedua mading tersebut sternyata sama-sama milik SMA 1 Nganjuk.

    Robohnya kedua mading itu diperkirakan terjadi sebelum Komu School Contest VI hari kedua ini dibuka. Karena sejak pagi hari, posisi kedua mading tersebut sudah sama-sama roboh. Beruntung anggota tim mading cepat datang, jadi kedua mading bisa cepat ditegakkan kembali. (elr)

  Kediri – Tempat tinggal di luar kota bukanlah alasan bagi peserta Flexi Journalist Blog Contest untuk tidak bersemangat mengumpulkan berita. Hal itulah yang ada di dalam diri kedua tim jurnalis dari SMPN 3 Tulungagung. Mereka rela nge-kos demi totalitas dalam berkarya di ajang Komu School Contest VI yang dimulai kemarin (23/3).
Bergegas : Dalila bersama anggota lainnya menuju kos

    Salah satu anggota tim, Dalila Fadhila Hidayat mengatakan bahwa mereka lebih memilih nge-kos agar tidak kecapekan, karena mereka harus terus mengumpulkan berita selama dua hari pertama penyelenggaraan KSC VI.

    “Kalau pulang nanti malah kecapekan. Daripada gitu, sekalian aja nge-kos,” ujar gadis dengan kerudung berwarna ungu ini.

    Dukungan dari sekolah pun ikut menambah semangat mereka untuk tetap berjuang. Apalagi tim dari Dalila ini adalah pemenang dari kontes jurnalis blog KBC yang lalu.

    “Biayanya dari sekolah. Ini adalah kali ketiga kami ikut jurnalis blog, dan semuanya dari Radar Kediri,” tambah Dalila yang disetujui oleh anggota timnya. (elr)


Peserta Perang Mading tampak asyik membenai Madingnya
    Kediri – Ajang Perang Mading Komu School Contest VI telah berlangsung. Puluhan peserta dari berbagai SMP dan SMA se eks-karesidenan Kediri telah menunjukkan yang terbaik  untuk madingnya. Dan kemarin (23/3) merupakan saat dimana mereka harus memamerkan jerih payah mereka tersebut di Ballroom Kediri Mall.

    Ada beberapa kriteria dalam penilaian mading ini. Seperti kesesuaian dengan tema Komu School Contest VI, artikel, dan performance keseluruhan. Mading yang terbuat dari bahan daur ulang pun ikut memberikan nilai tambahan. Hal itulah yang mendasari pembuatan mading 3D milik SMK Cahaya Abadi.

    Dengan memanfaatkan botol-botol bekas, tim mading SMK Cahaya Abadi ini menyusun botol-botol tersebut menjadi dasaran mading. Selain itu, mading yang memperlihatkan rumah-rumah Jawa itu juga memakai sterofoam yang biasa digunakan sebagai dasaran buah untuk tanahnya. Tidak hanya itu saja. Di belakang mading berdiri sebuah kayu dan papan bertuliskan identitas mereka, “SMK CAHAYA ABADI”. Dan tulisan tersebut dibentuk dari bungkus-bungkus permen. Menarik, ya?

    Salah satu anggota tim menyebutkan bahwa mereka memilih pengerjaan seperti itu karena simple. Selain itu ia menambahkan, karena kecintaan terhadap Indonesia maka mereka mengangkat tema tradisional tersebut.

 “Tema madingnya ethnic batik modern. Karena kami cinta Indonesia. Hehehe...,” ujarnya. (elr)